Serat Optik, Holografi, Difraksi (Celah Tunggal, Celah Ganda, Sinar-X)

 

MAKALAH FISIKA

“SERAT OPTIK, HOLOGRAFI, DAN DIFRAKSI

 (CELAH TUNGGAL, CELAH GANDA, DAN SINAR-X) ”

Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Fisika 

yang Diampu oleh Dr. Parno. M.Si

 



 

Disusun Oleh:

Restya Dwi Atiiqah

(210343606401)

 


UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

PROGRAM STUDI BIOTEKNOLOGI

NOVEMBER 2021

 


 

BAB I

PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Semakin berkembangnya zaman serat optik semakin banyak digunakan dalam berbagai bidang. Pada saat ini teknologi serat optik mampu memtransmisikan data dengan jumlah yang banyak serta penyalurannya juga sudah semakin cepat. Hal ini membuat serat optik sangat cocok untuk aplikasian telekomunikasi.

Optika modern merupakan bidang ilmu dan rekayasa optik yang terkelan di abad ke-20. Bidang dalam optika modern ini biasanya berhubungan dengan elektromagnetik atau sifat kuantum cahaya. Salah satu topik modern ini adalah holografi. Hologram merupakan produk dari holografi. Hologram ini juga menggunakan prinsip difraksi dan interferentasi.

Difraksi ini merupakan kecenderungan gelombang yang dipancarkan dari sumber dan melewati celah untuk menyebar ketika merambat. Ada beberapa difraksi diantaranya difraksi celah tunggal, difraksi celah ganda, dan difraksi sinar-X.

B.   Rumusan Masalah

1.    Apa yang dimaksud dengan serat optik?

2.    Apa kelebihan dari serat optik?

3.    Apa yang dimaksud dengan holografi?

4.    Apa karakteristik dari holografi?

5.    Apa yang dimaksud difraksi celah tunggal, difraksi celah ganda, difraksi sinar-X

C.   Tujuan

1.    Mengetahui pengertian, kelebihan, dan macam kabel dari serat optik.

2.    Mengetahui pengertian dan karakteristik dari holografi.

3.    Memahami difraksi celah tunggal, celah ganda, dan sinar-X

 


BAB II

URAIAN MATERI

A.Serat Optik

·      Pengertian Serat Optik

Serat Optik merupakan saluran transmisi atau sejenis kabel. Biasanya serat optik ini berbahan kaca atau plastik yang sangat halus dan memiliki ukuran yang lebih kecil dari sehelai rambut. Ukuran serat optik ini berdiameter kurang lebih 120 miktometer. Serat optik dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ketempat lainnya. Umumnya sumber cahaya yang digunakan yaitu laser dan LED. Cahaya yang ada pada serat optik ini tidak dapat keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias udara.

Perkembangan serat optik yang semakin pesat membuat serat optik mampu mentransmisikan data jauh lebih banyak dan cepat dari pada kabel konvensional. Hal ini membuat, serat optik sangat cocok untuk dipakai terutama pada aplikasi sistem telekomunikasi.

·      Kelebihan Serat Optik

-     Mampu  membawa banyak data dan mengirim data dengan sangat cepat.

-     Serat optik tahan  terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio.

-     Tidak memiliki tegangan listrik dan api.

-     Serat optik tidak mudah berkarat.

·      Kabel Serat Optik

Kabel serat optik memiliki 2 bagian utama, yaitu cladding dan core. Cladding merupakan selubung dari inti (core). Cladding ini mempunyai indeks yang lebih rendah dari pada inti yang akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core dan kembali kedalam core lagi.

Saat pengaplikasiannya, kabel serat optik ini diselubungi oleh lapisan resin atau disebut jacket dan berbahan plastik. Lapisan ini dapat menambah kekuatan kabel walaupun tidak memberikan peningkatan sifat gelombang. Namun, lapisan ini dapat menyerap cahaya dan mencegah kebocoran cahaya yang keluar dari selubung inti.

B. Holografi

·      Holografi merupakan teknik cahaya dari suatu benda yang tersebar direkam dan kemudian direkonstruksi sehingga objek seolah-olah berada pada posisi yang relatif sama dengan media rekaman yang direkam. Holografi pertama kali diperkenalkan oleh Dennis Gabor. Gabor menemukan teori holografi yang merupakan ilmu memproduksi hologram. Dengan teori ini ia berhasil menciptakan hologram pertama di dunia.

·      Karakteristik Holografi

Holografi adalah hasil rekonstruksi dari cahaya yang tersebar dari suatu objek tertentu sehingga citra yang direkam akan muncul secara 3 dimensi atau yang disebut hologram. Perekaman citra 3 dimensi ini menggunakan sinar koheren seperti laser. Hasil dari pemrosesan membuat penampakan benda akan terlihat berbeda-beda dari berbagai sudut.

Berikut beberapa karakteristik dari hasil pencitraan hologram:

-     Hologram tabung memberikan pandangan 360 derajat dari objek.

-     Rekrontruksi dua jenis gambar pada sebuah hologram  yaitu gambar nyata dan gambar maya.

-     Cahaya yang sampai ke pengamat berasal dari rekontruksi sebuah hologram, sama dengan objek asli. 

C. Difraksi

Difraksi adalah fenomena penyebaran gelombang elektromagnetik yang muncul saat gelombang tersebut melewati sebuah celah sempit. Penyebaran ini dijelaskan oleh Christian Huygens. Menurutnya, setiap bagian dari celah berfungsi sebagai sumber gelombang sehingga cahaya dari satu bagian celah dapat berinterferensi dengan cahaya dari bagian celah lainnya.

·      Difraksi Celah Tunggal

Gambar diatas merupakan proses difraksi cahaya saat melewati celah tunggal. λ merupakan panjang gelombang sumber cahaya dan  θ  merupakan sudut yang dibentuk oleh cahaya yang terdifraksi dengan terang pusat dan d merupakan lebar celah.

Ketika cahaya difraksi bergabung akan menghasilkan pola terang atau gelap yang dihasilkan dari interferensi gelombang.

Interaksi minimum akan menghasilkan pola gelap dengan formulasi:

Dengan m merupakan urutan pita gelap. Jika sudut θ memiliki nilai yang kecil maka rumus di atas akan menjadi:

 

Untuk Jarak pita terang/gelap yang berurutan (Δp) dirumuskan dengan :

 

p merupakan jarak antara pita terang pusat dan  pita gelap ke-m, Δp merupakan jarak berurutan pita terang/gelap dan  L adalah jarak antara celah ke layar.

Contoh soal:

Dalam percobaan difraksi sebuah celah lebarnya 1 mm disinari oleh cahaya monokromatik. Sebuah layar diletakkan sejauh 2 m di belakang celah. Pita gelap ke-2 berjarak 0,96 mm dari terang pusat. Berapakah panjang gelombang yang digunakan dalam percobaan tersebut ?
Diketahui :
d = 1 mm = 10-3 m
L = 2 m
p = 0,96 mm = 9,6 x 10-4m
m = 2
Ditanya : λ ...?
Jawab :


·      Difraksi Celah Ganda

Pada mekanika kuantum, eksperimen celah ganda dilakukan oleh Thomas Young menunjukkan sifat yang tidak terpisahkan dari cahaya sebagai gelombang dan partikel.

 

Sebuah sumber cahaya koheren yang menyinari segi halangan dengan dua celah akan membentuk pola interferensi gelombang berupa pita cahaya yang terang dan gelap pada segi pengamatan, meskipun demikian, pada segi pengamatan, cahaya ditemukan terserap sebagai partikel diskrit yang dinamakan foton.

Pita cahaya yang terang terjadi karena interferensi konstruktif, saat puncak gelombang (en:crest) berinterferensi dengan puncak gelombang lainnya, dan membentuk maksima. Interferensi maksimum dapat dirumuskan:

 

Untuk sudut θ yang kecil, berlaku nilai sin θ͌  tan θ =p/L (dalam satuan radian).

dimana :
d = jarak antara kedua celah
p = jarak dari pita terang pusat ke pita terang ke-m
λ = panjang gelombang
m = orde interferensi  = 1, 2, 3, . . .
m = 1 untuk pita terang ke-1
m = 2 untuk pita terang ke-2, dst

 

Pita cahaya yang gelap terjadi saat puncak gelombang berinterferensi dengan landasan gelombang (en:trough) dan menjadi minima. Interferensi minimum dapat dirumuskan:

 

Untuk sudut θ yang kecil, berlaku nilai sin θ͌  tan θ =p/L (dalam satuan radian).

dimana :
d = jarak antara kedua celah
p = jarak dari pita terang pusat ke pita gelap ke-m
λ = panjang gelombang
m = orde interferensi  = 1, 2, 3, . . .
m = 1 untuk pita gelap ke-1
m = 2 untuk pita gelap ke-2, dst

Contoh Soal:

Suatu berkas cahaya monokromatis setelah melewati celah ganda yang jaraknya 0,3 mm membentuk pola interferensi pada layar yang jaraknya 0,9 m dari celah tersebut. Jika jarak antara garis gelap kedua ke terang pusat pola sebesar 3 mm. Berapakah panjang gelombang cahaya tersebut ?

Diketahui :
d = 0,3 mm = 3 x 10-4 m
L = 0,9 m
p = 3 mm= 3 x 10-3 m
m = 2 (interferensi minimum)
Ditanya : λ ... ?
Jawab : Untuk interferensi minimum


·     Difraksi Sinar-X

Awal mula difraksi sinar-X dibuktikan oleh Max Von laue. William Henry Bragg bersama anaknya Lawrence Bragg mengkaji lebih mendalam difraksi sinar-X sehingga struktur Kristal dapat dilihat. Mereka memandang atom-atom dalam Kristal sebagai susunan teratur dari pemantulan sinar-X, mirip dengan susunan kisi sebagai pembentuk cahaya.

Jarak antara atom kita anggap d. Atom-atom tersebut membentuk bidang-bidang pemantulan dengan jarak d. misalkan sinar-X dating dengan membentuk sudut θ terhadap arah horisontal. Sebagian sinar-X dipantulkan oleh bidang paling atas. Sebagian dipantulkan oleh bidang kedua dari atas. Sebagian dipantulkan oleh bidang ketiga dari atas dan seterusnya. Interferensi konstruktif terjadi jika beda lintasan sinar-X yang dipantulkan oleh bidang berdekata merupakan kelipatanbulat dari panjang gelombang, atau

Dengan

Δs adalah beda lintasan

λ adalah panjang gelombang sinar-X

n=1,2,3,… adalah bilangan bulat.

Beda panjang sinar-X yang dipantulkan bidang paling atas dan di bawahnya adalah

 

Dengan menyamakan dua persamaan di atas diperoleh

 

Persamaan ini dinamakan persamaan Bragg. Persamaan Bragg ini dijadikan landasan difraksi sinar-X untuk analisis material

Contoh soal:



BAB III

KETERKAITAN DENGAN BIOTEKNOLOGI 

A.Fenomena Dalam Bidang Bioteknologi

Cahaya yang dipancarkan oleh piringan matahari berasal dari wilayah permukaan matahari yang disebut fotosfer matahari. Temperature fotosfer ini mencapai 5800 K. Ketika gerhana matahari total  terjadi, wilayah fotosfer tertutup oleh piringan bulan. Hal ini tidak membuat kegelapan total namun ada tampak semburat cahaya korona. Korona ini menggambarkan cicin cahaya di sekitar matahari atau bulan yang terbentuk ketika sinar matahari atau bulan terdifraksi oleh uap air kecil atau Kristal es. Lingkaran cahaya bulan disebut korona bulan dan lingkaran cahaya matahari disebut korona matahari.

 

B. Teknologi Pada Bidang Bioteknologi

X-ray kristalografi adalah alat untuk mengidentifikasi struktur atom dan molekul kristal, di mana atom kristal menyebabkan seberkas sinar-X untuk menuju ke banyak arah tertentu. Dengan mengukur sudut dan intensitas ini sampel akan terdifraksi. Salah satu contoh alatnya adalah X-Ray Diffractrometer (XRD).

Banyak bahan  yang dapat membentuk kristal seperti garam, logam, mineral, semikonduktor, serta berbagai molekul lainnya. Alat X-ray kristalografi menjadi alat yang penting dan menjadi dasar pengembangan berbagai bidang ilmiah.

Metode ini untuk menentukan ukuran atom, panjang dan jenis ikatan kimia, dan perbedaan skala atom diantara berbagai bahan, terutama mineral dan campuran logam. Metode ini juga mengungkapkan struktur dan fungsi dari banyak molekul biologis, termasuk vitamin, obat-obatan, protein dan asam nukleat seperti DNA. Kristalografi sinar-X ini sangat bermanfaat bagi dunia makromolekul dan juga  penting bagi kemajuan banyak biosans. Salah satunya pada industri bioteknologi yang berfungsi untuk desain obat dan enzim baru.


C. Permasalahan Kontekstual pada Bidang Bioteknologi, Solusi Penyelesaiannya, dan Disain Miniatur Teknologi Penyelesaiannya

Air minum sangat penting bagi tubuh sehingga kita harus menjaga kualitas air minum agar tidak membahayakan tubuh.  Salah satu parameter dalam air yaitu jumlah bakteri yang terdapat dalam air. Bakteri e-coli merupakan salah satu bakteri yang  tidak boleh berada dalam air minum.

Sensor serat optik merupakan alternatif untuk mendeteksi  bakteri didalam air minum. Namun serat optik hanya bisa mengukur jumlah total zat terlarut dan belum dapat membedakan zat apa yang telarut. Untuk meningkatkan selektifitas pengukuran, bakteri harus dipisah dengan zat terlarut lainnya.

Gelombang evanescent dapat menembus suatu jarak yang signifikan kedalam cladding sebuah serat optik. Gelombang ini diserap ketika bereaksi dengan analit sehingga gelombang terpadu mengecil. Efek pelemahan intensitas inilah yang dimanfaatkan untuk melakukan pengindraan lingkungan luar.

Daerah pengindraan akan difungsionalkan secara kimia dengan menggunakan senyawa OTS dan etanol. Hal ini bertujuan agar bakteri e-coli menempel didaerah pengindraan dan hasil pengukuran lebih akurat dan juga meningkatkan selektifitas sensor.




 

BAB IV

PENUTUP

 

A.Kesimpulan

Serat optik sangat bermanfaat bagi perkembangan telekomunikasi. Serat optik ini juga memiliki kelebihan dari pada kabel lainnya. Hal ini yang membuat serat optik sangat banyak digunakan di berbagai bidang. Holografi merupakan bagian dari optika modern yang memiliki karakteristik unik. Difraksi sinar-X juga banyak dimanfaatkan untuk menganalisis parameter kristal. 

B. Saran 

Penulis mengetahui bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Maka dari itu, dimohon untuk memberikan saran dan kritik yang membangun agar makalah ini dapat diperbaiki menjadi lebih baik.

 

 


Daftar Pustaka 

http://p2k.unkris.ac.id/id3/3065-2962/Fiber-Optik_25996_p2k-unkris.html

https://blog.elevenia.co.id/apa-itu-serat-optik-berikut-penjelasannya/

http://majalah1000guru.net/2013/05/berkenalan-dengan-holografi/

https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Difraksi-dan-Interferensi-Cahaya-2016-2016/menu4.html

http://profmikra.org/?p=4429

https://www.researchgate.net/publication/335984077_Aplikasi_Sensor_Serat_Optik_untuk_Pengukuran_Kadar_Bakteri_E-Coli_Dalam_Air

https://sainsmania.com/10-contoh-difraksi-dalam-kehidupan-sehari-hari/?amp

https://majalah.lapan.go.id/index.php/md/article/download/610/610#:~:text=Pada%20saat%20Gerhana%20Matahari%20Total,yang%20terang%20mendadak%20menjadi%20gelap.&text=Saat%20itu%20terjadi%20tampaklah%20seberkas,yang%20dikenal%20sebagai%20Korona%20Matahari

http://nazroel.id/2016/07/12/mengenal-alat-x-ray-kristalografi-dan-kegunaannya/

https://ichi.pro/id/apa-itu-kristalografi-sinar-x-33090236043648

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NOTULA DISKUSI KEL 7